Minggu, 29 November 2015

Tugas Geofisik dan Dinamik

Gempa Bumi dan Struktur Bumi

Oleh
Dewi Darmayanti Tolodo
471415003
Dosen Pembimbing
Intan Noviantari Manyoe, S.Si., M.T

PROGRAM STUDI TEKNIK GEOLOGI
JURUSAN ILMU DANTEKNOLOGI KEBUMIAN
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO
GORONTALO

2015

RANGKUMAN

Gempa bumi adalah gerakan yang terjadi secara tiba-tiba atau bumi yang bergetar yang disebabkan oleh akumulasi energi secara perlahan dalam batuan. Gempa bumi sering terjadi disepanjang batas lempeng tektonik. Gempa bumi terjadi ketika energy klastik terakumulasi dalam batuan melebihi gesekan yang terdapat dalam batuan atau ketika energy klastik melebihi muatan batu.
Gempa bumi dimulai dari titik awal pecah disebut fokus. Lokasi dipermukaan bumi tepat diatas fokusnya adalah pusat gempa. Gelombang seismik termasuk yang melakukan perjalan melalui interior bumi dan permukaan gelombang yang melakukan perjalanan dipermukaan. Gelombang P adalah bagian dari gelombang konpresi. Gelombang S adalah gelombang yang terbentuk lebih lambat dari gelombang P. Terdiri dari gerakan geserdan melalui padatan. Gelombang permukaan prosesnya lebih lambat dari 2 gelombang P dan S. Gelombang seismic diukur dengan seismografi. Ahli geologi odern menggunakan skala magnitude momen untuk merekam energy yang dilepaskan sat=at terjadi gempa. Jarak dari fokus seismik untuk gempa dihitung dengan mencatat waktu antara kedatangan gelombang P dan S. Pusat gelombang dapat ditemukan dengan mengukur jarak dari 3 atau lebih dari pusat seismik. Kerusakan gempa dipengaruhi oleh batuan dan jenis tanah, desain konstruksi, dan kemungkinan terjadi kebakaran, tanah longsonr dan tsunami.
Gempa bumi sering terjadi disemua tiga jenis batas lempeng. San andreas zona sesar adalah contoh dari transformasi piring batas, dimana 2 lempeng meluncur melewati satu sama lain. Gempa bumi zona subduksi terjadi ketika lempeng subduksi slip secara tiba-tiba. Gempa bumi terjadi pada batas lempeng divergen sebagai blok dari litosfer di sepanjang patahan kebawah. Gempa bumi terjadi di interior piring batas, dimana batuan sedimen menekan litosfer.
Prediksi gempa jangka panjang didasarkan pada pengamatan yang terjadi gempa bumi pada batas lempeng tektonik. Prediksi jangka pendek didasarkan pada kejadian foreshocks, pelepasan gas radon, perubahan permukaan tanah, permukaan air, konduktivitas listrik, dan perilaku hewan yang tidak menentu.
Struktur internal bumi dan sifatnya dapat diketahui dalam materi kecepatan gelombang gempa dan pembiasan dan penolakan gelombang seismik, ketika mereka melewati bumi. Mengalir logam dalam inti luar yang mengvhasilkan medan magnet bumi.

Kata Kunci

1.     Gempa, Sebuah gerakan yag terjadi secara tiba-tiba, atau bumi yang bergetar yang disebabkan oleh pelepasan secara perlahan oleh akumulasi energi elastis dalam batuan.

2.           Penekanan, Gaya per satuan luas yang diberikan terhadap suatu objek.

3.    Plastik Deformasi, Sebuah jenis deformasi dimana perubahan materi bentuk permanen tnpa fraktur.

4.           Fraktur Yang Rapuh, Pecahan yang terjadi pada batu yang sudah tua.

5.       Gelombang Seismik, Semua gelombang elastis yang berjalan melalui batu yang dihasilkan oleh gempa bumi atau ledakan.

6.            Kosmologi, Studi tentang gelombang gempa dan interpretasi data yang menjelaskan struktur interior bumi. 

7.      Bagian (Tubuh) Gelombang, Gelombang seismik yang berjalan melalui bagian dalam bumi.

8.       Titik Fokus, Titik awal pecah gempa bumi.

9.       Pusat Gempa, Titik pada permukaan bumi tepat di atas titik fokus gempa.

10. Permukaan Gelombang, Sebuah gelombang gempa yang bergerak sepanjang permukaan bumi atau disepanjang batas antara lapisan dalam bumi.

11.     P Gelombang  (gelombang Kompresional), Gelombang seismik yang menyebabkan kompresi altamate dan perluasan batu.

12.       Gelombang S, Gelombang sieismik yang terdiri dari gerak geser dimana osilasi tegak lurus terhadap arah perjalanan gelombang. Gelombang S perjalananya lebih lambat dari Gelombang P.

13.   Gelombang Geser, Gelombang sieismik yang terdiri dari gerak geser dimana osilasi tegak lurus terhadap arah perjalanan gelombang. Gelombang S perjalananya lebih lambat dari Gelombang P.

14.    Gelombang Rayleigh, Permukaan gelombang seismik dengan gerakan bergulir ke atas dan ke bawah.

15. Gelombang Harmonis, Permukaan gelombang seismik yang menghasilkan gerak ke sisi.

16.          Seismograf, Alat untuk mencatat gempa.

17.         Seismogra, Hasil rekor dari alat seismograf.

18.  Skala Richter, Skala dari gempa yang berkekuatan diukur dengan amplitudo gelombang terbesar pada seismograf standar.

19.         Kondisi Skala Magnitudo, Skala yang digunakan untuk mengukur dan mengekpresikan energi yang dilepaskan saat terjadi gempa.

20.      Gelombang Tsunami, Laut besar yang dihasilka oleh gempa bawah laut atau gunung berapi, yang ditandai dengan gelombang panjang dan besar.

21.         Sesar, Kesalahan gerak sejajar pada bidang horizontal.

22.    Kesalahan Gerakan, Gerakan lambat yang berkelanjutan pada batuan padat, yang di hasilkan dari hasil tekanan konstan yang bertindak lama.

23.   Terjadinya Kesalahan, Sesar yang naik dengan kemiringan 45o atau kurang lebih dari sebagian besar luas sesar.

24.  Zona Benioff, Sebuah zona dimana cenderung akan aktivitas gempa yang melewati bagian atas piring zona subduksi.

25.    Foreshock, Gempa bumi kecil yang mendahului gempa besar dalam beberapa detik sampai beberapa minggu.

26.    Diskontinuitas Mohorivivic ( Moho), Batas antara kerak dan mantel yang teridentifikasi oleh perubahan kecpatan gelombang seismik.

referensi

( Thompson&Turk-Introduction to Physical Geology )

Tugas Geofisik dan Dinamik

Sejarah Batuan Dalam Waktu Geologi


Oleh
Dewi Darmayanti Tolodo
471415003
Dosen Pembimbing
Intan Noviantari Manyoe, S.Si., M.T

PROGRAM STUDI TEKNIK GEOLOGI
JURUSAN ILMU DANTEKNOLOGI KEBUMIAN
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO
GORONTALO

2015


RANGKUMAN

Penentuan waktu relatif didasarkan pada hubungan antara geologi batu dan evolusi bentuk kehidupan melalui waktu. Kriteria relatif terbagi dalam prinsip-prinsip sederhana, yaitu : prinsip asli horisontalitas, prinsip superposisi, prinsip hubungan lintas sektor, dan prinsip hasil fauna.
Lapisan batuan sedimen akan selaras jika terendapkan begitu lama. Sebuah ketidak selarasan merupakan masalah yang penting, deposisi dan kesenjangan waktu yang signifikan antara pembentukan keberhasilan lapisan komprehensif batuan di diskonformiti.Lapisan batuan sedimen dikedua sisi ketidakselarasan yang sejajar.Sebuah ketidak selarasan sudut ketika lapisan bawah batu itu mring sebelum deposisi.Lapisan sedimen yang ada permukaan tererosi menjadi batuan beku atau metamorf.
Fosil ditentukan berdasarkan tanggal batuan sesuai dengan prinsip suksesi fauna.
Kolerasi adalah demonstrasi kesetaraan batuan yang terpisah secara geografis.Indeks fosil dan lapisan utama adalah alat penting dalam korelasi waktu. Demonstrasi batuan sedimen geografis yang berebeda terbentuk pada saat yang sama. Kolerasi pada seluruh batauan dari segala usia batuan dalam menghasilkan kolom geologi, catatan komposit batu yang terbentuk sepanjang sejarah bumi.
Penentuan waktu diukur dengan penanggalan radiometrik usia,peninggalan radio aktif isotop tua adalah peluruhan untuk membentuk isotope yang baru. Efek kumulatif dari proses peluruhan radio aktif dapat ditentukan karena isotope baru bertumpuk dibatuan dan mineral.
Unit utama dari skala waktu geologi yang kontra era, periode dan zaman.Eonfanerozoikum dibagi karena batuan sedimen yang terendapkan sampai saat ini yang mengansdung fosil yang berlimpah. Sebaliknya, pembagian kambrium dilihat dari fosil yang langkah dan yang kurang terlihat .

waktu geologi

Kata Kunci 

1. Usia Relatif, Usia batuan dinyatakan sebagai urutan pembentukan batuan dan peristiwa geologi yang terjadi. Tapi tida diukur dalam tahun.
2. Umur Absolut, Usia atau waktu yang diukur dalam tahun.
3. Prinsip Dasar Horisontal, Sedimen yang diendapkan karena terbetuk horizontal terjadi ketika diendapkan dan terdapat di lapisan paling dasar.
4. Prinsip Superposisi, Prinsip yang mengatakan bahwa urutan terbentuknya sedimen dan batuan sedimen dilihat dari usia. Semakin mudah usia batuan akan terangka dari bawah keatas.
5. Prinsip Hubungan Lintas Sektor, Prinsip tanggul atau pemotongan yang terjadi pada batu harus lebih mudah dari batuannya.
6. Selaras,  Kondisi di mana lapisan sedimen diendapkan terus menerus tanpa henti.
7. Ketidakselarasan, Sebuah celah dalam catatan geologi, seperti gangguan pengendapan sedimen, atau pemisahan antar batu yang terkisis yang diatasnya terdapat sedimen, biasanya terbentuk dalaw waktu yang panjang.
8. Disconformity, Ketidakselarasan batuan sedimen yang berbeda.


Disconformity Batuan 

9. Ketidakselaran Sudut, Sebuah ketidakselarasan dimana seimen yang lebih mudah atau batuan sedimen yag terdapat dipermukaan dan terbentuk dari batuan yang lebih tua. ( Miring atau dilipat)
10.Ketidaksesuaian, Suatu jenis ketidakselarasan antara lapisan batuan sedimen dengan batuan metamorf.
11. Fosil, Sesuatu yang membeku terbentuk dari sisa-sisa tanaman atau hewan.
12.Evolusi, Perubahan karakteristik dan genetic spesies dari waktu ke waktu.
13. Prinsip Fauna, Prinsip bahwa organisme fosil membentuk satu sama lain dalam urutan yang pasti dan dapat diketahui, sehinnga batuan sedimen dari berbagai usia mengandung fosil yang berbeda, dan batuan pada usia yang sama mengandung fosil yang identik. Oleh karena itu usia relative batuan dapat diidentifikasi dari fosil tersebut.
14.Korelasi, Demonstrai setara antara batu dan fitur geologi dari tempat yang berbeda.
15.Korelasi Waktu, Penentuan usia demonstrasi batuan sesuai dengan fitur geologi dari tempat yang berbeda.

Tugas Geofisik dan Dinamik

BATUAN METAMORF


Oleh
Dewi Darmayanti Tolodo
471415003
Dosen Pembimbing
Intan Noviantari Manyoe, S.Si., M.T

PROGRAM STUDI TEKNIK GEOLOGI
JURUSAN ILMU DANTEKNOLOGI KEBUMIAN
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO
GORONTALO
2015

 RANGKUMAN 

Metamorfosis adalah proses dimana batuan padat dan mineral berubah karena kondisi lingkungan. Kebanyakan reaksi metamorf terjadi karena masing-masing mineralnya stabil hanya dari jarak tertentu karena suhu, tekanan dan lingkungan kimia. Jika suhu naik dari rentang tersebut,atau jika lingkungan kimia berubah, yang terurai adalah mineral dan komponen komponennya yang bergabung kembali membentuk mineral baru yang stabil pada kondisi baru.deformasi menciptakan foliation kedua tekstur dan mineral dapat berubah seperti batu yang bermetamorfosa.mineralogi metamorf adalah sebuah batuan metamorf yang mencerminkan kelasnya, suhu,dan tekanan dimanaia terbentuk. Kelas metamorf adalah kelas yang sering diungkapkan oleh istilah yang relative rendah,menengah dan metamorphosis yang bermutu tinggi.
       Hubungan metamorphosis terjadi ketika batuan beku intrusi memanaskan bataun. Pengendapan metamorphosis hasil dari meningkatnya suhu dan tekanan yabg disebabkan oleh pengendapan batuan umumnya dalam sedimen yang tenggelam. Kedua jenis batuan metamorf menghasilkan nonfoliated batuan metamor. Metamorf regional bentuk dari bataun foliated. Ini adalah jenis paling umum dari metamorphosis yang disebabkan oleh meningkatnya suhu dan tekanan yang disertai dengan deformasi tektonik umumnya dekat denagn zona subduksi. Hidrotermal metamorphosis terjadi ketika panas cairan bermigrasi mengubah komposisi kimia batuan. Semua batuan metamorf yang terbentuk dibawah identic dengan suhu dan tekanan yang di kelompokan menjadi sebuah facies.


proses metamorfic

 Kata kunci

  
1.   solid-state reaksi  adalah  Rinciannyadari mineral lempung, pertumbuhan mineral baru,dan penegrasan vas yang semuanya terjadi tanpa lebur.
2.  Metamorphosis adalah proses dimana batuan dan mineral mengubah dalam menanggapi perubahan suhu, tekanan, kondisi kima,dan deformasi
3.        Stabil adalah keadaan setimbang dari suatu bebda.
4.       Deformasi adalah perubahan lain dalam bentuk batuan atau mineral
5.  Foliation adalah layering dari batuan yang terbentuk karena proses metamorphosis
6.   Kelas metamorf adalah intensitas metamorphosis yang membentuk batu, suhu maksimum, dan tekanan yang dicapai selama metamorphosis.
7.   Gradient panas bumi adalah tingkat dimana suhu meningkat dalam kedalaman bumi.
8.     Metamorphosis dsebabkan oleh pemanasan  batuan dan penambahan cairan dari intrusi batuan beku didekatnya.
9.  Metamorfophism daerah yang luar adalah daerah yang luas yang melibatkan daerah yang sangat besar dan volume batuan
10.  Metamorfis batuan adalah batu yang disebabkan oleh migrasi air panas dan oleh ion yang terlarut dalam air panas.
11.   Metasomatisme adalah metamorphism yang disertai dengan pengenalan ion dari sumber eksternal.
12. Magmatic air adalah aktivitas gunung berapi yang berkaitan dengan zona subduksi
13. Facies meamorf adalah himpunan semua batuan metamorf jenis yang dibentuk dibawah suhu yang sama dengan kondisi tekanan.



























































Tugas Geofisik dan Dinamik

Batuan Sedimen


Oleh
Dewi Darmayanti Tolodo
471415003
Dosen Pembimbing
Intan Noviantari Manyoe, S.Si., M.T

PROGRAM STUDI TEKNIK GEOLOGI
JURUSAN ILMU DANTEKNOLOGI KEBUMIAN
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO
GORONTALO

2015



RANGKUMAN


       Batuan sedimen sekitar tiga perempat ada dipermukaan bumi.sedimen klastik adalah sedimen yang terdiri dari fragmen batuan yang disebut dengan clast. Sedimen klastik berbentuk bulat dan berurutan karena selama transportasi dan kemudian disimpan.kebanyakan sedimen menjadi lithified karena pamadatan dan sementasi. Batuan sedimen klastik terdiri dari lithified klastik sedimen dan di beri nama dan diklasifikasikan menurut ukuran butirnya. Jenis umum dari sedimen klastik yaitu, konglomerat, batu pasir, batu lanau, shale, batu lempung. Sedimen organic batuan terdiri dari sisa organisme. Batu bara dan rinjang yang umumnya adalah batuan sedimen organic. Batuan sedimen kimia termasuk evaporates , batuan yang mengalami pengendapan langsung dari air danua yang atau laut yang menguap.kebnayakan jenis batu kapus adalah bioklastik dan bentuk dari fragmen yang rusak. Dolostone adalah batu karbonat yang terdiri dari setengah kalsium kalsit yang digantikan oleh magnesium.mengenai lingkungan dimana batuan itu dibentuk. Interpretasi lingkungan pengendapan adalah salah satu utama dari tujuan studi batuan sedimen. Penegndapan mencakup semua wilayahyang berskala besar, dan yang berskala kecil.
     Struktur sedimen adalah hal yang mengambang selama atau setelah terjadi pengendapan, yang termasuk yaitu, selimut, cross bedding, retak lumpur, dan fosil. Struktur sedimen ini memiliki petunjuk penting menurut dimana lingkungan sedimen diendapkan.


contoh sedimen klastik ( curug awang )

 Kata kunci

1.      klas merupakan suatu pembagian untuk suatu benda.
2.    Bioklastik adalah clastic sedimen yang terdiri dari fragmendari organisme seperti kerang, tiram, karang dll.
3.     Sedimen klastik adalah sediment yang terdiri dari fragmen lapuk batuan yang telah diangkut dan disimpan di permukaan bumi.

4.    Krikil adalah sedimen yang terdiri dari partikel bulat yang lebih besar
5.     Puing-puing adalah angular partikel dengan diameter yang lebih besar dari 2 milimeter
6.     Butir adalah sedimentary pasir yang berkisar dari 1/16  milimeter dengan 2 diameter
7.     Lanau adalah partikel sedimen dari 1/256 milimeter sampai 16/01 dalam ukuran
8.     Liat adalah partikel mineral klastik yang ukurannya 1/256 milimeter
9.     Lumpur adalah sejenis tanah liat yang strukturnya lebih cair
10.\Proses pembulatan sedimen adalah sudut tepid an sudut dari biji-bijian yang halus
11.   Menyortir adalah proses dimana pemilihan partikel sesuai dengan ukuran dan bentuk atau kepadatannya.
12. Viskositas adalah kekentalan suatu zat cair
13.   Konversi lithification adalah sedimen yang longgar padatan batuan
14.  Pori adalah ruang terbuka antara butir di batu sedimen atau tanah.
15. Sedimen kompres adalah sedimen yang lebih dalam,
16.  Sandstone adalah pasir kuarsa yang mengandung lebih dari 90% kuarsa.
17. Fissility adalah fine layering bersama yang batu split mudah
18. Gambut adalah jenis tanah yang kecoklatan dari sebagian yang membusuk dari tanaman,
19.  Batu adalah benda yang terbentuk secara alami padat yang merupakan agraget dari satu mineral atau lebih mineral yang berbeda.
20. \Batu karbonat adalah batu kapur dan dolomit yang terutama terdiri dari mineral karbonat
21. Dolomit adalah mineral pembentuk batuan umum
22.  Cross bedding adalah sebuah susunan kecil terbaring di sudut ke sedimen utama.
23. Dune adalah gundukan atau penggunungan angin yang diendapkan pasir.
24. Nilai sprai adalah jenis lebih besar partikel yang bagian bawah setiap partikel yang ukurannya menurun kearah atas.
25.  Lumpur retak adalah lumpur yang tidak teratur dapat dipertahankan ketika lumpur yang lithified
26. Fosil adalah adalah jenis sisa tumbuhan dan hewan yang diawetkan.